Thursday, 4 October 2012
Wednesday, 3 October 2012
Membekukan Waktu
Jarak membekukan waktu. Karena sejatinya setiap orang berubah. Kenangan membuat mereka tetap sama dalam benak kita. Kenangan membuat waktu tak pernah beranjak. Dan jarak menyempurnakannya. Ia membekukannya.
Monday, 27 August 2012
Jangan Marah
Jangan marah. Untuk apa marah? Kenapa marah?
Karena kesal? Sedih? Luka? Takut? Kecewa?
Jangan marah. Untuk apa marah?
Untuk memberitahu dirimu sedang kesal? Pada siapa? Apa mereka akan turut merasakan kekesalanmu? Apa mereka akan paham kesedihanmu? Apa mereka mengerti arti lukamu? Apa membuat mereka merasakan takut yang sama? Atau untuk berteriak pada mereka bahwa kamu kecewa?
Jangan marah. Itu tidak memberimu apapun juga.
Bersabarlah.
Untuk kebaikan di balik semua rasa kesal, rasa sedih, luka, ketakutan, kekecewaan.
Bersabarlah, untuk kebaikan yang akan menghampiri sesaat lagi.
Jangan marah.
Kamu hanya perlu bersabar sedikit lagi saja.
Karena kesal? Sedih? Luka? Takut? Kecewa?
Jangan marah. Untuk apa marah?
Untuk memberitahu dirimu sedang kesal? Pada siapa? Apa mereka akan turut merasakan kekesalanmu? Apa mereka akan paham kesedihanmu? Apa mereka mengerti arti lukamu? Apa membuat mereka merasakan takut yang sama? Atau untuk berteriak pada mereka bahwa kamu kecewa?
Jangan marah. Itu tidak memberimu apapun juga.
Bersabarlah.
Untuk kebaikan di balik semua rasa kesal, rasa sedih, luka, ketakutan, kekecewaan.
Bersabarlah, untuk kebaikan yang akan menghampiri sesaat lagi.
Jangan marah.
Kamu hanya perlu bersabar sedikit lagi saja.
Monday, 18 June 2012
anak perempuan
sebaiknya berhenti mengisahkan kisah putri yang bertemu pangeran impian dan bahagia selamanya dalam satu ikatan pernikahan pada anak perempuan. sebaiknya ceritakan bagaimana Katniss survive dalam Hunger Games dan jadi ikon perjuangan. anak perempuan harus punya mimpi lebih besar dari sekedar menikah dengan pangeran pujaan hatinya. itu hanya salah satu bentuk kebahagiaan, bukan yang utama. bahagia itu adalah ketika ia menemukan siapa dirinya, apa yang diinginkannya, apa yang akan dilakukannya. bahagia itu adalah ketika ia menjadi diri sendiri, bermanfaat bagi diri dan lingkungannya.
dirimu, cintaku
aku menatap dirimu
tersenyum
penuh ceria
tertawa
dan tak pernah berduka
aku menatap dirimu
bola mata yang menawan
senyum indah nan rupawan
aku menatap dirimu
sehangat mentari
seindah pelangi
aku menatap cinta
dirimu
cintaku
tersenyum
penuh ceria
tertawa
dan tak pernah berduka
aku menatap dirimu
bola mata yang menawan
senyum indah nan rupawan
aku menatap dirimu
sehangat mentari
seindah pelangi
aku menatap cinta
dirimu
cintaku
tentang hidup
apa yang paling penting dalam hidup ini?
cinta?
harta?
tidak.
yang paling penting dalam hidup ini, adalah diri kita sendiri. karena disadari atau tidak, diakui atau tidak, yang kita lakukan dalam hidup ini sejatinya adalah untuk diri sendiri, karena diri sendiri.
cinta?
harta?
tidak.
yang paling penting dalam hidup ini, adalah diri kita sendiri. karena disadari atau tidak, diakui atau tidak, yang kita lakukan dalam hidup ini sejatinya adalah untuk diri sendiri, karena diri sendiri.
Thursday, 19 April 2012
Tidak ingin apapun
Salahkah jika tidak berambisi dalam hidup? Salahkah jika hanya menginginkan hal-hal sederhana dalam hidup? Hal sederhana seperti sehat dan bahagia.
Wednesday, 19 October 2011
kata kita
disini semua kata menjelma aku. disini semua rasa terserap dalam cerita. disini aku melepaskan segala penat. disini aku merindukan sejuta kenangan. disini aku menangisi kepedihan. disini aku menyadari segala kebodohan. disini aku menenggelamkan asa. disini aku berdiri, berlari, bahkan diam tak bergerak. disini aku berimaji. disini aku berkisah dalam kata. saat otak dan rasa berbagi cerita.
aku selalu merindukan kata-kata.
aku selalu merindukan kata-kata.
kisah langit
Langit bercerita pada malam betapa ia mengagumi bintang. Langit menuturkan pada siang betapa ia menikmati hangatnya mentari. Namun langit tak pernah bisa jujur pada hujan betapa ia merindukan pelangi.
Friday, 14 October 2011
hidup untuk kehidupan
kalau kita mau membuka mata, melihat dengan baik, mendengar dengan baik, ternyata banyak yg memerlukan uluran tangan kita, ternyata ga sedikit yang hidupnya nyaris sama sekali tidak layak hidup.
Karena ternyata hidup kita bukan hidup kita. Hidup kita untuk org lain. Untuk bermanfaat bagi yang lainnya. Ternyata hidup adalah untuk sebuah kehidupan.
Karena ternyata hidup kita bukan hidup kita. Hidup kita untuk org lain. Untuk bermanfaat bagi yang lainnya. Ternyata hidup adalah untuk sebuah kehidupan.
Tuesday, 4 October 2011
tidak pernah hidup
andai bisa memilih, ingin memilih tidak pernah hidup, dilahirkan dan berada disini sekarang. Tidak pernah merasa, tidak bahagia dan tidak juga pernah bersedih. Karena hidup bermula dan tak akan pernah berakhir.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Iri
Ingin rasanya berada bersisian, berdampingan dengan teman-teman di lapangan yang sedang berjibaku tak kenal henti. Mereka diberi kesempa...
-
komik makin mahal aja, dah ga sanggup lagi dah belinya :P, jalan cerita hampir sebagian besarnya sama, meski cara menyajikannnya beda-beda, ...
-
Tanganku hanya dua. Yang setiap harinya kupakai untuk menghidupi mereka dan membuat diriku juga tetap “hidup”. Jemari ini rasanya kian hari ...