Jangan marah. Untuk apa marah? Kenapa marah?
Karena kesal? Sedih? Luka? Takut? Kecewa?
Jangan marah. Untuk apa marah?
Untuk memberitahu dirimu sedang kesal? Pada siapa? Apa mereka akan turut merasakan kekesalanmu? Apa mereka akan paham kesedihanmu? Apa mereka mengerti arti lukamu? Apa membuat mereka merasakan takut yang sama? Atau untuk berteriak pada mereka bahwa kamu kecewa?
Jangan marah. Itu tidak memberimu apapun juga.
Bersabarlah.
Untuk kebaikan di balik semua rasa kesal, rasa sedih, luka, ketakutan, kekecewaan.
Bersabarlah, untuk kebaikan yang akan menghampiri sesaat lagi.
Jangan marah.
Kamu hanya perlu bersabar sedikit lagi saja.
Showing posts with label monolog. Show all posts
Showing posts with label monolog. Show all posts
Monday, 27 August 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
Iri
Ingin rasanya berada bersisian, berdampingan dengan teman-teman di lapangan yang sedang berjibaku tak kenal henti. Mereka diberi kesempa...
-
komik makin mahal aja, dah ga sanggup lagi dah belinya :P, jalan cerita hampir sebagian besarnya sama, meski cara menyajikannnya beda-beda, ...
-
Tanganku hanya dua. Yang setiap harinya kupakai untuk menghidupi mereka dan membuat diriku juga tetap “hidup”. Jemari ini rasanya kian hari ...