
Saturday, 8 April 2006
mereka
mereka. dia, dia dan dia. ada segaris senyum, tidak tulus. ada segurat kecewa, terlihat meski disembunyikan. ada kata-kata tersekat, yang tak mungkin terucapkan lagi. hidup mesti dijalani, meski dia, dia dan dia kehilangan mimpi. karena hari tak terulang kembali. dan nafas masih tersisa, entah hingga kapan.

Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Iri
Ingin rasanya berada bersisian, berdampingan dengan teman-teman di lapangan yang sedang berjibaku tak kenal henti. Mereka diberi kesempa...
-
komik makin mahal aja, dah ga sanggup lagi dah belinya :P, jalan cerita hampir sebagian besarnya sama, meski cara menyajikannnya beda-beda, ...
-
Tanganku hanya dua. Yang setiap harinya kupakai untuk menghidupi mereka dan membuat diriku juga tetap “hidup”. Jemari ini rasanya kian hari ...
No comments:
Post a Comment